Pendidikan Bahasa dan Huruf pada Anak
Bahasa merupakan segala bentuk komunikasi dimana pikiran dan perasaan manusia disimbolkan agar dapat menyampaikan arti pada orang lain. Perkembangan kemampuan bahasa sangat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor bawaan dan faktor pengasuhan. Faktor bawaan mengacu kepada warisan biologis organisme, sementara faktor pengasuhan mengacu kepada pengalaman lingkungan.

Peran Bahasa dalam Komunikasi
Ketika kita mulai belajar menguasai bahasa pertama, sedangkan kita hidup dan tinggal di lingkungan masyarakat penutur daerah yang kita tinggali, maka kita secara otomatis berusaha menguasai Bahasa daerah dimana kita bertempat tinggal, ini bentuk kelangsungan komunikasi untuk keperluan hidup dengan masyarakat sekitarnya. Selain itu, mereka memperoleh situasi kondusif karena semua orang di lingkungannya menggunakan bahasa secara aktif. Bahkan jika tidak mampu mengusai bahasa masyarakat sekitarnya, mereka tidak memiliki identitas diri sebagai anggota masyarakat. Proses ini terjadi secara alamiah dan tidak ada satu orang pun yang gagal menguasai Bahasa daerah yang ia tinggali.
Huruf bagian dari Komunikasi
Huruf merupakan alat komunikasi yang di tuangkan ke dalam benda dalam bentuk simbol atau bentuk dari hutuf dimana simbol tersebut di beri nama, seperti; A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y, Z. Huruf huruf tersebut merupakan bentuk huruf kapital, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk huruf yang lain. Untuk memberikan pesan dalam bentuk kata dan kalimat maka huruf-huruf tersebut dirangkai sesuai dengan kata-kata yang ingin di ungkapkannya.
Contoh: BERMAIN, BELAJAR, BEKERJA, dan lain sebagainya.
Pengenalan huruf merupakan hal yang sangat di perlukan pada abad modern ini. Karena pada dasarnya kehidupan sekarang memerlukan yang namanya baca tulis sebagai alat komunikasi.
Pembelajaran Bahasa dan Huruf pada Usia Dini
Mengingat pentingnya peranan bahasa dalam kehidupan tersebut, maka salah satu tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini adalah untuk mendorong anak mencapai tingkat perkembangan bahasa sesuai tahapan perkembangan usianya. Pada bidang pengembangan keaksaraan anak, tingkat pencapaian perkembangan yang harus dicapai meliputi mengenal suara huruf, bentuk huruf, membaca, dan menulis. Berdasarkan beberapa pernyataan kemampuan membaca permulaan diatas, kemampuan menyebutkan bunyi dan mengerti bentuk huruf merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan untuk anak menuju belajar membaca.
Penutup
Pengembangan aspek bahasa merupakan salah satu aspek penting yang harus dikembangkan pada pendidikan anak usia dini, karena Bahasa adalah alat komunikasi yang selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk berinteraksi. Bahasa merupakan alat komunikasi untuk menyampaikan makna kepada orang lain dan membangun interaksi antara individu satu dengan lainnya. Kemampuan berbahasa menunjukkan kemampuan manusia yang kompleks dan fantastis, sehingga bahasa dapat berkembang dengan cepat sejak anak usia dini. Perkembangan bahasa dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga kemudian semakin meluas ke lingkungan sekitar anak.
Baca juga: