Finansial dan Keuangan
Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, finansial diartikan sebagai suatu hal yang berurusan dengan keuangan. Keuangan adalah ilmu yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan masalah kas, arus kas, pengeluaran, pendapatan, dan masalah yang terkait dengan mata uang lain atau flat. Di sini, uang adalah alat pembayaran baik dalam bentuk mata uang maupun dalam bentuk giro dan cara pembayaran lainnya. Keuangan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menemukan dan mengelola uang, sehingga keuangan berkaitan dengan bagaimana mendapatkan uang dari berbagai sumber dan bagaimana mengalokasikan dana atau uang yang terbatas.

Tata Buku Bidang Keuangan
Tata buku dalam bidang keuangan merupakan suatu kegiatan untuk mengadakan catatan tentang segala kejadian-kejadian keuangan dalam suatu usaha atau perusahaan, menurut cara-cara tertentu. Adapun maksud adanya pembukuan itu antara lain:
- Agar dapat mengetahui keadaan kekayaan perusahaan sewaktu-waktu dengan jelas dan tepat.
- Untuk memudahkan cara mengemudikan dan mengatur jalannya perusahaan.
- Sebagai petunjuk dan pedoman untuk merencanakan pekerjaan yang akan datang.
- Dengan mudah sewaktu-waktu dapat memberikan keterangan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
1. Tata buku dagang, yaitu tata buku yang biasa dipergunakan oleh perusahaan-perusahaan yang mengejar untung, seperti NV, CV, Bank, pabrik, dan sebagainya. Dan tata buku dagang dapat dibedakan menjadi:
- Tata buku kembar, yaitu tata buku yang biasa dipergunakan pada perusahaan-perusahaan besar, seperti perkebunan, pabrik, perusahaan ekspor import, dan sebagainya.
- Tata buku tunggal, yaitu tata buku yang biasa di pergunakan pada perusahaan-perusahaan kecil, seperti toko, warung, industri rumah tangga, dan sebagainya.
- Pada tata buku kembar, laba dapat disimpulkan dari tata buku itu sendiri, karena segala perubahan yang terjadi dalam bagian-bagian kekayaan selalu di catat, maka laba itu dapat pula diperinci dengan seksama menurut sebab akibatnya.
- Pada tata buku tunggal, laba dihitung dengan jalan membandingkan antara modal awal dengan modal akhir.
Perbedaan antara kedua macam tata buku itu terutama terletak dalam cara menghitung laba.
Untuk mengatur keuangan tersebut ada baiknya apabila pendapatan dan pengeluaran keuangan yang terjadi dicatat dalam buku khusus yang disediakan untuk keperluan itu, dengan demikian dapat diketahui dengan tepat berapa banyak keuangan yang diterima dan berapa besar pengeluarannya. Ada baiknya pula apabila besar pendapatan dan pengeluaran itu disesuaikan. Artinya banyaknya pengeluaran hendaknya di usahakan agar jangan sampai melebihi besarnya pendapatan. Sehingga tidak terjadi “besar pasak daripada tiang”, artinya pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Caranya antara lain ialah dengan menghemat, menghindari pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya kurang perlu, dan lain sebagainya.
Penutup
Maka dari itu keuangan adalah merupakan masalah yang cukup penting dalam suatu rumah tangga maupun bisnis. Suatu hal yang harus diperhatikan dalam mengelola keuangan sehingga teratur dan terpelihara baik, ialah sedapat mungkin berusaha membuat keadaan antara penghasilan dan pengeluaran menjadi seimbang.
Referensi:
Keterampilan Jasa Pembukuan pada Perusahaan Kecil/Koperasi
Baca juga : Pemasaran Strategis