Menumbuhkan Kreativitas Perkembangan Anak

Kreativitas dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai kemampuan untuk mencipta atau dengan kata lain daya cipta. Bentuk-bentuk kegiatan anak yang mencerminkan kreativitas adalah ketika anak mampu menciptakan sesuatu yang sama sekali baru atau menciptakan kombinasi-kombinasi baru dari hal-hal yang telah ada sebelumnya, sehingga melahirkan sesuatu yang baru. Hal baru tersebut tentunya yang sesuai atau mengarah pada hasil-hasil pengajaran yang bermanfaat. Beberapa faktor untuk menumbuhkan kreativitas yang perlu diperhatikan antara lain:

Kreativitas dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai kemampuan untuk mencipta atau dengan kata lain daya cipta

Motivasi
Motivasi diperlukan dalam menumbuhkan kreativitas atau sikap kreatif, motivasi internal dari dalam diri anak maupun motivasi eksternal dari luar anak. Dalam hal ini yang diutamakan adalah menumbuhkan motivasi internal, karena sekuat apapun dorongan dari luar  bila pada diri anak tidak ada niat untuk kreatif maka akan sulit untuk menumbuhkan sikap kreatifnya. walaupun demikian motivasi dari luar juga diperlukan. Perlu juga ditanamkan kesadaran bahwa kreativitas tidak kalah pentingnya dengan IQ dan kreativitas pun dapat diukur yaitu melalui skala CQ (Creativity Quetient).

Faktor Sosial
Sikap sosial yang menguntungkan bagi tumbuhnya kreativitas. Faktor sosial yang menguntungkan ini dapat terwujud dalam dua bentuk umum.
Pertama : sikap positif terhadap anak kreatif, janganlah langsung menganggap negatif anak yang mempunyai gagasan atau tindakan yang tidak umum dan jangan dicap sebagai anak yang nakal. Sikap seharusnya adalah mencermati hasil kreativitasnya yang dapat ditolerir, mana yang harus dicegah. Kontrol dengan nilai dan norma sosial yang ada, ini akan sangat membantu sejauh mana kreativitas anak dapat di tolerir.
Kedua : adanya penghargaan sosial bagi kreativitas. Untuk merangsang kreativitas budaya penghargaan perlu dikembangkan. Penghargaan, hadiah dan ganjaran yang diberikan secara proporsional akan memungkinkan tumbuhnya rasa dihargai pada anak yang kreatif. Sehingga anak akan melihat bahwa kreativitas sama pentingnya dengan IQ yang tinggi untuk memenuhi tuntutan sekolah. Anak terpola untuk mempertajam pengetahuan yang diikuti dengan meningkatkan kreativitasnya. Hal ini akan berguna dalam kehidupan selanjutnya yang banyak membutuhkan keputusan dan kebijaksanaan yang tepat, ini tentunya merupakan hasil dari suatu kreativitas yang matang.

Metode Pembalajaran
Untuk menumbuhkan kreativitas anak hendaknya dipilih pendekatan dan metode yang berpusat pada anak. Proses belajar mengajar yang selama ini lebih cendrung pada pendekatan instruksi perlu diganti dengan kretivitasnya. Jadi yang selama ini lebih bertumpu pada pengalaman pribadi hingga manifestasinya berupa instruksi harus diubah tumpuannya pada pengalaman bersama sehingga manifestasinya berupa diskusi.

Penutup
Marilah bersama kita tumbuh kembangkan kreativitas pada anak-anak agar nantinya menjadi orang yang memiliki kepribadian kreatif, sehingga dapat menciptakan suatu solusi dalam menghadapi masalah kehidupannya atau dapat menyumbangkan kreativitasnya yang bermanfaat dimasa kini dan yang akan datang.


Referensi: 
MOP Media Pelajar

Postingan populer dari blog ini

Sapiens Crowded

Belajar tentang Listrik, siapa Takut?

Hidup adalah Kompetisi Secara Biologi? atau Aturan Main Manusia?