Penggunaan To Be Pembelajaran Bahasa Inggris
Susunan kata-kata dari kalimat berita terdiri dari:
- Subjek (pokok kalimat)
- Predikat (sebutan)
- Objek (tujuan/keterangan)
Saya belajar bahasa Inggris
Saya (Subjek) belajar (Predikat) bahasa Inggris (Objek)
dalam bahasa inggris
I learns English
I (Subjek) learns (Predikat) English (Objek)
Contoh diatas belum tepat dalam tata bahasa inggris, dalam kalimat tersebut mengandung predikat/sebutan yang terdiri dari kata kerja yaitu; belajar (learn).
Maka dalam suatu kalimat yang masih belum ada kata kerjanya harus ditambah kata bantu kerja diantaranya adalah penggunaan To Be.

Pokok kalimat bentuk waktu sekarang (Present Tense)
- I ditambah am
- You, we, they ditambah are
- He, she, it ditambah is
Contoh:
- I am a boy (saya anak laki-laki)
- You are a girl (anda anak gadis)
- She is a girl (ia/dia anak gadis)
Contoh tersebut diatas adalah dalam kalimat bentuk kini/sekarang (Present Tense). Sedangkan dalam bentuk telah lampau to be tersebut berubah menurut pokok (subjek) kalimatnya.
Pada kalimat tanya (Interogative sentence):
To be: am, is, are diletakkan didepan pokok kalimat.
Rumus: To be + Subjek + Bukan kata kerja
Contoh:
- Is your father a doctor? (Apakah ayahmu seorang dokter?)
- Are you an Englishman? (Apakah anda seorang Inggris?)
- am I a teacher? (Apakah saya seorang guru?)
Pokok kalimat bentuk waktu lampau (Past Tense)
Was di terapkan pada kata I, he, she, it
Were di terapkan pada kata we, you, they
yang pengertiannya (telah/sudah/selesai) digunakannya seperti kalimat dibawah ini:
I am menjadi I was
You are menjadi You were
We are menjadi We were
They are menjadi They were
He is menjadi He was
She is menjadi She was
It is menjadi it was
Contoh:
- Yesterday I was at home (Kemarin saya ada di rumah)
- Yesterday you were at station (Kemarin anda ada di stasiun)
- Testerday he was very angry (Kemarin ia sangat marah)
- Yesterday they were at school (Kemarin mereka di sekolah)
Pada kalimat tanya (Interogative sentence):
To be: was, were diletakkan didepan pokok kalimat.
Rumus: To be + Subjek + Bukan kata kerja
Contoh:
- Was she at the school yesterday? (Apakah dia perempuan berada di sekolah kemarin?)
- Were you present account of healthful? (Apakah anda hadir karena sehat?)
Pokok kalimat bentuk waktu sekarang sedang berlangsung (Present Continuous Tense)
Pekerjaan itu sedang dilakukan
Rumus: To be + Verb (kata kerja) + ing
Contoh:
- I am leraning English (Saya sedang belajar bahasa Inggris)
- They are watching the match (Mereka sedang menyaksikan pertandingan)
- He is sleeping now (Ia laki-laki sedang tidur sekarang)
To be untuk kalimat Perintah (imperative sentence)
Kata pangkal be tanpa memakai to
Contoh:
- Be a good pupil! (Jadilah murid yang baik!)
- Be quiet, please! (Diamlah!)
- Be careful! (Berhati-hatilah!)
- Be here in time! (Datanglah pada waktunya!)
Bahasa Inggris juga punya kesopanan dalam bertutur, maka perintah itu di ikuti oleh kata "PLEASE" (silahkan/mohon), kata tersebut boleh diletakkan di depan atau dibelakang kalimat.
Contoh:
- Be a good pupil, please! (Jadilah murid yang baik, silahkan!)
- Please be here in time! (Silahkan datang tepat pada waktunya!)
- Be patient, please! (Mohon bersabar!)
- Be happy, please! (Berbahagialah!)
To be untuk kalimat menyangkal (Negative Sentence)
Rumus: To be + not + Bukan kata kerja
Contoh:
- I am not a teacher (Saya bukan seorang guru)
- He is not at Surabaya (Ia tidak ada di Surabaya)
- We are not rich (Kami tidak kaya)
- You are not poor (Anda tidak miskin)
- I am not hunter (Saya buka seorang pemburu)
- She is not a nurse (Ia bukan seorang perawat)
Pada kalimat tanya (Negative interogative sentence):
Rumus: To be + not + Subjek + Bukan kata kerja
Contoh:
- Are not (aren't) you a teacher? (Bukankah anda seorang guru?)
- Is not (isn't) he a teacher? (Bukankah dia laki-laki seorang guru?)
- Isn't she a student? (Bukankah dia perempuan seorang murid?)
- Aren't you Indonesian? (Bukankah anda seorang Indonesia?)
Didalam suatu kalimat tidak boleh ada dua kata kerja bantu (auxiliary)
maka kalau sudah terdapat di dalamanya can, will, must dan lain-lain tidak boleh ada is, are, am tetapi harus diganti dengan be, sebagai wakil kata kerja (verb) namun demikian be itu tidak mengandung arti dan kata kerja (verb) yang datang sesudah be harus memakai to.
Contoh:
- He will be here to learn English (Dia laki-laki akan ke sini untuk belajar bahasa Inggris)
Apabila dibelakang be terdapat kata benda, nama orang, sifat
maka be itu mempunyai arti "jadi"
Contoh:
- You will be stupid if you are not diligent (Anda akan jadi bodoh jika anda tidak rajin)
- I must be rich (Saya harus menjadi kaya)
- You must be a good boy (Anda harus jadi anak laki-laki yang baik)
- My friend will be a doctor next month (Teman saya akan menjadi dokter bulan depan)
- You will be a teacher also if you are diligent (Engkau akan jadi seorang guru juga jika engkau rajin)
To Be untuk membentuk akhiran tanya (question endings)
Seperti kalimat ini: "Anda bukan seorang dokter, bukan?"
Rumus: Subjek + To be + not + keterangan, (to be + subjek sesuai kata awalnya)?
Contoh:
- Andi isn't there, is he? (Andi tidak ada disana, bukan?)
- You aren't ready, are you? (Anda belum siap, bukan?)
- They aren't in a hurry, are they? (Mereka tidak tergesa-gesa, bukan?)
To Be untuk membentuk akhiran menyangkal (negative endings)
Seperti kalimat ini: "Marisa sangat pandai, bukan?"
Rumus: Subjek + To be + keterangan +,(to be + not + subjek sesuai kata awalnya)?
Contoh:
- You are busy, aren't you? (Anda sibuk, bukan?)
- This is your book, isn't it? (Ini adalah bukumu, bukan?)
- Those flowers are beautiful, aren't they? (Bunga-bunga itu adalah indah, bukan?)
Penutup
Pelajaran ini akan mempengaruhi kecakapan dalam berbahasa Inggris dan sekaligus memahami cara menyusun kalimat dari To Be.
Baca juga:
Referensi:
Tata Bahasa Inggris English Grammar Sistim 24 Jam