Mengirim dan Menerima informasi dengan Semaphore

Pada zaman dahulu ketika ketika peralatan komunikasi belum ditemukan, alat tersebut diantaranya adalah dayung, bendera tangan, kosong dan juga batang pohon. Ada beberapa alat yang bisa digunakan untuk menyampaikan informasi melalui salah satunya sandi semaphore.

Sejarah Semaphore
Seorang berkebangsaan Prancis yang bernama Claude Chappe adalah orang yang memperkenalkan penggunaan sistem praktis penggunaan semaphore pada tahun 1791. Claude Chappe merupakan orang yang menemukan sistem telekomunikasi praktis pertama pada zaman industri Prancis.

Semaphore ini berhubungan erat dengan telegraf optik. Telegraf optik ditemukan oleh Claude Chappe. Penemuan dari telegraf optik ini menjadi sebuah revolusi di Prancis dan juga menyebar ke negara lainnnya. Informasi yang disampaikan dengan menggunakan telegraf optik ini tentunya adalah pesan dibuat dengan menggunakan sandi semaphore.

Pada mulanya, semaphore banyak digunakan untuk menyampaikan informasi pesan terutama ketika dalam keadaan perang. Penggunaan semaphore secara manual adalah dengan menuju ke tempat yang tinggi atau diatas benteng lalu mulai menggerakkan bendera semaphore sesuai dengan informasi pesan yang akan disampaikan. Memasuki era penggunaan telegraf optik, penyampaian informasi pesan dengan semaphore semakin lebih praktis.

Semaphore digunakan dalam Kegiatan Pramuka
Semaphore adalah suatau cara untuk mengirim dan menerima informasi dengan memakai dua bendera. Dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 40 cm x 40 cm sedang warna yang sering di gunakan adalah Merah dan Kuning, dengan warna merah terletak berada dekat dengan tangkainya.

Untuk lebih jelas, lihat gambar bendera semaphore di bawah ini:

Pada zaman dahulu ketika ketika peralatan komunikasi belum ditemukan, alat tersebut diantaranya adalah dayung, bendera tangan, kosong dan juga batang

Bendera : Ukuran 40 cm x 40 cm. Warna (kanan dan kiri) Merah-Kuning bersilang.
Tongkat : Panjang 50 cm.

Berikut praktik semaphore dengan kode huruf:


Mengirim dan menerima informasi dengan semaphore hanya dapat dilakukan pada jarak kurang lebih 200 meter atau sejauh yang dapat dilihat oleh mata. Untuk si pengirim berita, sebaiknya dilakukan oleh dua orang, satu orang memberi syarat dan satu orang lagi membacakan isyarat yang diberikan. Demikian juga untuk penerima berita, dilakukan oleh dua orang, satu orang menerjemahkan makna pengiriman informasi dan satu orang lagi menuliskan. Sikap pengirim dan penerima adalah seperti orang sedang "istirahat ditempat" yaitu dimana lebar kaki berjarak kurang lebih sejajar bahu. Demikian juga dengan memegang tangkai semaphore, seolah-oleh tangkai semaphore itu adalah sambungan dari tangan kita.

Penutup
Di era moderen ini semaphore sudah jarang digunakan. Akan tetapi, kehadiran semaphore telah memberikan angin segar untuk bisa menyampaikan pesan yang berisi informasi penting pada zaman dahulu. Walau demikian, dalam beberapa kegiatan pramuka, semaphore tetap di pelajari, dan digunakan.


Referensi: 
  • Pedoman Lengkap Gerakan Pramuka
  • Buku Saku Pramuka

Postingan populer dari blog ini

Sapiens Crowded

Belajar tentang Listrik, siapa Takut?

Hidup adalah Kompetisi Secara Biologi? atau Aturan Main Manusia?